Apa jadinya jika sepakbola, film, dan musik disatukan? Garuda di Dadaku adalah jawaban yang bisa mewakili itu semua. Film yang sudah ditunggu-tunggu kehadirannya tersebut memang belum bisa kita nikmati setidaknya dalam waktu dekat ini. Film Garuda Di Dadaku merupakan film yg patriotis, nasionalis dan mendidik. Saya sangat suka film ini apalagi lagu soundtracknya q dah punya dari dulu...^.^! film yg di sutradarai oleh ifa ifansyah ini sangat menggugah hati dan meningktkan rasa nasionalisme qt. Film ini di bintangi oleh aktor muda dan baru tentunya yaitu Emir Mahira, Aldo Tansani serta Marsha Aruan.
Awalnya Emir Mahira adalah penggemar bola yg tergabung dengan SSB (sekolah sepak bola) Arsenal di daerah ciputat. Ketika team garuda di dadaku datang untuk casting di beberapa SSB, mereka melihat bakat Emir dan melihat sosok bayu dalam dirinya. Aku sich malah kasihansama Marsha Aruan dah berperan sgbai penjaga kuburan yg sering berhalusinasi mengobrol dengan arwah kuburan serta harus berpenampilan dekil dan berwajah kotor. “Aku sih nggak apa-apa walau wajahku dikotorin. Disitu ceritanya kan aku sering panas-panasan mungkin itu sebabnya wajahku jadi dihitamkan.”gt katanya!sekian dlu y...entar di tambain!!!
Awalnya Emir Mahira adalah penggemar bola yg tergabung dengan SSB (sekolah sepak bola) Arsenal di daerah ciputat. Ketika team garuda di dadaku datang untuk casting di beberapa SSB, mereka melihat bakat Emir dan melihat sosok bayu dalam dirinya. Aku sich malah kasihansama Marsha Aruan dah berperan sgbai penjaga kuburan yg sering berhalusinasi mengobrol dengan arwah kuburan serta harus berpenampilan dekil dan berwajah kotor. “Aku sih nggak apa-apa walau wajahku dikotorin. Disitu ceritanya kan aku sering panas-panasan mungkin itu sebabnya wajahku jadi dihitamkan.”gt katanya!sekian dlu y...entar di tambain!!!
0 komentar:
Posting Komentar